Amaliyah
Yaomiyah Romadhon Seri-1:
Kebiasaan dan Kesenangan Pangersa Abah
Kebiasaan dan Kesenangan Pangersa Abah
Kepada
para ikhwan yang ingin merasakan 'sensasi' yang berbeda dalam menjalani aktivitas selama bulan Romadhon, yuk kita simak dan ikuti apa
saja dan bagaimana Pangersa Guru Mursyid Abah Aos memaknai sang waktu di bulan
Romadhon. Wabilkhusus, kebiasaan-kesenangan beliau dalam menjalankan ibadah
shoum dan amaliyah lainnya di bulan romadhon.
Mengikuti
dan menekuni kebiasaan dan kesenangan Pangersa Abah ini sangat penting bagi
seorang murid thoriqoh antara lain sebagai bentuk: 1) Robithoh (slalu
mengikatkan hati/diri dengan syeikh Mursyid), murid yang slalu berrobithoh
adalah murid yang bukan cuma ingat (kepada gurunya) akan tetapi juga yang
senantiasa mengamalkan amaliyah yaomiyah dari Guru Mursyidnya; 2) Fana' wal
baqo' fisyeikh (membuang kebiasaan sepenuhnya dan menggantinya dengan kebiasaan
Syeikhnya), karena Syeikhnya adalah seorang yang sudah memfana'kan dan
membaqo'kan diri kepada gurunya kepada gurunya kepada gurunya hingga kepada
Nabi Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam.
Secara
umum, amaliyah yaomiyah Pangersa Guru Agung Abah Aos tidak banyak berubah
dengan hari-hari lainnyah. Tetap dengan sholat awal waktunya, dzikr jahrnya
yang banyak, tetap slalu hidup hatinya dengan khofi di mana saja dan kapan
saja. Tetap dengan paket amaliyah sholat-sholat sunnahnya di malam hari,
"ISIS-nya", DHUHA-nya dan juga sholat sunnah setelah maghrib. Pembedanya
tentu amaliyah khas Romadhon.
Kebiasaan
dan kesenangan Pangersa Abah ini tentu merupakan pengamalan, pengamanan dan
pelestarian kebiasaan dan kesenangan dari gurunya dari gurunya dari gurunya
sampai ke hadirat Kanjeng Nabi Muhammad shollalohu 'alaihi wasallam.
KAPAN
Pangersa Abah memulai shoum 1 Romadhon?
Para
ikhwan pengamal amaliyah Thoriqoh Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah Ma'had Suryalaya
tidak perlu bingung apalagi ribut dengan perbedaan kapan mulau bershaum dan
berlebaran. Karena kita sudah punya Tanbih yang mengajarkan ketaatan kepada
Agama dan Negara. Jadi, apa yang diputuskan oleh Negara melalui pemerintah
Kementerian Agama itulah panduan dan pegangan kita semua dalam menyikapi 1
Romadhon dan 1 Syawal. Alhamdulillah.
NIAT
Shoum dan kapan melafalkannya?
Pangersa
Abah mengazamkan niat bershoum setelah purna pelaksanaan sholat tarowih pertama
dengan lafal: "Nawaitu sauma ghadin an'adai fardi syahri ramadhana
hadzihisanati lillahita'ala"
SHAHUR
atau tidak dan pukul berapa?
Pangersa
Abah selalu bersahur karena sahur bukan sekedar makan sahur agar kuat bershaum
melainkan sahur itu sendiri bagian dari ibadah dan untuk keberkahan shoum kita.
Sabda Nabi Shollallohu 'alaihi wasallam yang masyhur: "tasaharru fainna fi
tasahhur barokah" (bersahurlah karena dengan begitu ada limpahan berkah).
Pangersa
Abah Aos melaksanakan sahur secara istiqomah pada pukul tiga dini hari. Jadi
pukul tiga itu bukan bangun untuk sahur tapi sudah mulai menyantap sahur. Jadi
jam berapa saja shubuhnya Pangersa Abah menyantap sahur pukul 3.
TADARRUS
dan KHOTAM Al Quran sebelum hari kesepuluh 10 bulan romadhon.
Kesenengan
Pangersa Abah adalah tadarrus (membaca) Al Quran. Pernah suatu Pangersa Abah
berkisah, sebelum tiba hari Manaqiban di Pesantren SIRNARASA Pangersa sudah
tamat (khotam) Al Quran. Sambil menunggu shubuh biasa bertadarus dan
waktu-waktu senggang. {BERSAMBUNG}
Salam
khidmah,
Abah
Jagat [Pembantu Khusus Abah Aos]

Saom itu menyehatkan.
BalasHapus